asal muasal Tulisan Kitab Perjanjian Baru

 

Pembentukan Alkitab Perjanjian baru๐Ÿ˜‡
Prosses Kanoniasi Injil dan surat2, dan ditetapkannya  Ke 4 Injil dan tulisan-tulisan Rasul
 

    27 Kitab yang disebut dalam Perjanjian Baru dalam Alkitab merupakan kitab  suci yang khusus bagi agama Kristen. Namun sejarah perjalanan sampai kemudian 27 kitab ini resmi menjadi kitab suci Kristen juga melalui waktu yang bertahap. kanon Perjanjian Baru dimulai dengan di himpunnya tulisan-tulisan para rasul, beberapa di antaranya tulisan-tulisan itu berasal dari waktu yang berbeda sesuai kapan dan dimana tulisan itu mulai ditulis,tersebar atau di temukan,pada awalnya  injil-injil tersebut berupa seni sastra selama perempat terakhir abad pertama Masehi. Belum banyak orang yang menggunakan nya dan memperhatikannya, Baru menjelang abad ke dua Masehi injil dan tulisan2 itu mulai memiliki peran sebagai kitab suci dalam gereja kristen awal. Akibatnya, bentuk  seni sastra ini akhirnya mengarah pada munculnya injil yang sangat banyak.  

    12 Murid dan beberapa rasul adalah saksi hidup yang pernah secara lansung terlibat bersama Yesus dalam pelayananNya di dunia. Hal ini terutama para rasul yang diberikan kemampuan dari Roh Kudus untuk mengingat dengan baik  kata-kata dan perbuatan Yesus dan menafsirkannya dengan benar untuk generasi selanjutnya. Dalam Injil Yohanes 14:26:  Yesus berkata “tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.” Inilah sebabnya mengapa Perjanjian Baru terdiri dari tulisan-tulisan para rasul dan tulisan-tulisan mereka ini dapat diterima sebagai Kitab Suci, pegangan,pedoman dan atau ajaran2 yang berwibawa. Para rasul di zaman gereja mula-mula memiliki otoritas yang sama dengan para nabi Perjanjian Lama, otoritas itu dinilai layak berbicara dan menulis kata-kata yang langsung merupakan kata-kata Allah. Klaim ini adalah salah satu kekuatan tulisan-tulisan itu. Para rasul dalam tulisan-tulisan itu sering mengutip ayat dari Kitab suci Perjanjian lama, oleh karena mereka berdasarkan jabatan kerasulan mereka, memiliki wewenang untuk menulis kata-kata Kitab Suci,mengajarkan kitab suci dan ajaran tertulis asli para rasul itu kemudian dapat diterima oleh gereja awal (gereja mula-mula) sebagai bagian dari kanon Kitab Suci.  

Penulis : Meliani ๐Ÿ˜š



Komentar